Thursday, February 11, 2016

BUPATI BREBES MERANGKUL PARA ULAMA DAN TOKOH MASYARAKAT

Bumiayu tersenyum, Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE merangkul para ulama dan tokoh masyarakat untuk mensukseskan pembangunan daerah. Hal ini dilakukan guna tercapainya pembangunan yang seimbangan antara pembangunan jasmani dan rohani.
“Brebes layak menjadi negeri santri karena banyaknya pondok pesantren dan anak-anak yang menempuh pendidikan di pesantren. Dan saya bertekad akan menyeimbangkan pembangunan jasmani dan rohani,” ujar Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE saat silaturahmi dengan para Kiai dan Tokoh Masyarakat (tomas) se -Kecamatan Salem, di Aula Kecamatan Salem, Selasa (9/2/2016).
Dirinya tidak ingin pembangunan Kabupaten Brebes hanya berkutat masalah fisik saja, tetapi harus merambah ke persoalan rohaniyah.
“Pembangunan infrastruktur tinggal 10 persen, selanjutnya diseimbangkan dengan pembangunan sumber daya manusia (SDM),” ujarnya.
Dijelaskan juga, bahwa Kabupaten Brebes merupakan negeri santri dan pesantren menjadi ikon Kabupaten Brebes selain bawang merah dan telor asin.
“Dari daerah lain di Indonesia maupun luar negeri, banyak yang berkunjung ke Brebes juga karena mondok, nyantri di Brebes,” ungkapnya.
Lebih dari dua ratus pondok pesantren tersebar di 17 Kecamatan se Kabupaten Brebes, baik yang besar maupun kecil dan masing-masing memiliki spesifikasi sendiri-sendiri.
“Tanpa peran Kiai, Kabupaten Brebes tidak akan maju,” ucapnya.
Oleh karena itu, kata Idza, Pemerintah Kabupaten Brebes memperhatikan dengan sepenuh hati keberadaan pondok pesantren, masjid, mushola, madrasah diniyah, pimpinan pondok pesantren, hafidz-hafidzah, maupun ustadz-ustadzah.
Pembangunan SDM, sambungnya, akan mampu meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Brebes. Dengan kebersamaan antara ulama dan umara serta tokoh masyarakat, IPM Brebes yang tadinya pada posisi bontot bisa beranjak satu digit pada urutan ke-34.
Bupati juga meminta kepada para Kiai dan tomas terus mendorong peningkatan semangat belajar di kalangan generasi muda. Dengan uluran tangan keikhlasan dari kiai dan tomas, kondisi Kabupaten Brebes akan kondusif.
Disamping itu, generasi muda tidak akan mudah tergiur ajakan-ajakan yang menyesatkan sebagaimana telah dilakukan kelompok radikal dan ormas Gafatar.
“Mari kita jaga kondusifitas Brebes dengan semangat mengabdi dan membangun daerah,” ajaknya. (ILMIE)

0 komentar:

Post a Comment

luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.com.com tipscantiknya.com